SILAHKAN PILIH KATEGORI

Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Januari 2014

Pemanfaatan Microsoft Excel untuk Membuat Media Pembelajaran

Sebagai calon guru sangat diperlukan untuk mempelajari bagaimana mengoperasikan sebuah aplikasi untuk membuat media pembelajaran. Sebenarnya sudah ada media berupa Power Point untuk membuat sebuah media presentasi, 
Namun, kali ini saya coba untuk berbagi pengalaman kuliah tentang pemanfaatan Microsoft Excel untuk membuat media pembelajaran,,,
banyak banget lo kelebihannya, hampir sama dengan media power point, tapi salah satu kelebihannya adalah kamu bisa memasukkan data pada media tersebut misalnya kamu mau mengetik nama untuk log in, kamu bisa menambahkan teka-teki silang pada media tersebut.....

mau lihat lebih lanjut?????
penasaran???
yuk klik untuk download

Kamis, 02 Januari 2014

PPT: Ciri Khusus Makhluk Hidup (IPA)

Media Pembelajaran Power Point ini dapat digunakan sebagai media dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas VI SD.
SK: Memahami hubungan antara ciri-ciri makhluk hidup dengan lingkungan tempat hidupnya
KD: Mendeskripsikan hubungan antara ciri-ciri khusus yang dimiliki tumbuhan (kaktus, tumbuhan pemakan serangga) dengan lingkungan hidupnya

Media ini dikemas dalam bentuk percakapan dan mengajak siswa kembali ke “alam”, sehingga dapat membantu pemahaman siswa. Selain dilengkapi dengan materi, media ini juga dilengkapi dengan soal-soal latihan.
^Semoga bermanfaat^

Klik untuk Download

Rabu, 18 Desember 2013

PEMANFAATAN Ms. WORD


ini adalah salah satu hasil kuliah dasar-dasar TIK di kuliah,
meskipun agak gimana gitu, tapi semoga bisa bermanfaat.

Minggu, 15 Desember 2013

PERMAINAN DI SEKOLAH DASAR "LIPAN BUTA"

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Setiap orang pasti memiliki hasrat untuk bersosialisasi, berhubungan satu dengan yang lainnya. Demikian pula dalam hal bermain, pada dasarnya setiap manusia, baik itu anak-anak maupun orang dewasa mempunyai hasrat untuk bermain. Tujuan bermain berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan dan sesuai dengan usia mereka. Anak-anak biasanya bermain untuk saling mengenal teman sebayanya. Sedangkan orang dewasa biasanya bermain untuk menghilangkan kejenuhan di tengah-tengah tugas yang mereka hadapi setiap harinya.
Bermain merupakan proses experiental learning , di mana pelakunya mengalami dan merasakan secara langsung (Pepen supendi, SP dan nurhidayat, 2008). Dalam bermain, siswa merasakan secara langsung peran-peran dalam permainan tersebut. Hal ini berbeda dengan proses belajardi ruang kelas pada umunya. Di ruang kelas, siswa lebih dipentingkan untuk meningkatkan keterampilan kognitif. Sedangkan dalam bermain, hal yang diperoleh anak adalah keterampilan motorik. Dalam bermain, selain untuk mencari hiburan tanpa disadari siswa belajar untuk berkomunikasi, saling menghargai, dan mengenal satu dengan yang lainnya.