Selasa, 24 Juni 2014

Kata-kata Motivasi

Jangan pernah sekalipun engkau menengok kehidupanmu dimasa lalu, tengoklah kehidupanmu dimasa mendatang
menyesali apa yang berlangsung yaitu kebodohan selanjutnya dari orang-orang yang jatuh. sebaik-baiknya manusia yaitu sebagaikan kejatuhannya sebagai awal untuk coba yang baru, bukan hanya menyesalinya.
Belajar memang hal yang melelahkan, tapi akan lebih lelah jika kelak nanti saat ini tidak belajar
Sebuah rencana yang hebat dapat gagal hanya karena kurangnya kesabaran.
Jika kita pernah mengalami saat terbaik, maka kita pasti akan mengalami saat terburuk, karena dari moment-moment itulah kita bisa menemukan arti sebuah kebijaksanaan
Jika aku harus memilih untuk bernapas atau mencintaimu, maka akan ku gunakan napas terakhirku untuk mengatakan “aku mencintaimu
Berusalah untuk tidak menjadi seorang manusia yang berhasil tapi menjadi manusia yang berguna
Air mata adalah cara hati berbicara saat bibir tak sanggup mengungkapkan apa yang sedang terjadi
kesempurnaan itu bukannya tanpa retak, tanpa cacat, namun kesuksesan saat memoles kelemahan-kelemahan itu jadi sesuatu kemenangan
jujur pada diri sendiri, selalu ikuti apa kata hati agar kamu tak perlu menyembunyikan apapun dalam hidup ini
Setiap orang mencoba untuk mencapai hal besar, tanpa menyadari bahwa kehidupan merupakan kumpulan dari titik-titik kecil
Setiap wanita pantas mendapatkan seorang pria yang mampu membuatnya lupa bahwa dia pernah terluka oleh orang lain
Setitik air yang lembut mampu melubangi sebongkah batu yang keras, begitu juga budi, budi pekerti yang lembut dan baik akan mampu meluluhkan hati yang keras
Anda bisa menunda untuk berubah karena banyaknya urusan, tapi hidup tidak pernah menunda urusannya untuk menunggu Anda berubah
Jangan membenci mereka yang mengatakan hal buruk untuk menjatuhkanmu, karena merekalah yang membuatmu setiap hari semakin kuat
Keyakinan adalah kunci yang menjadi faktor utama dalam sebuah keberhasilan
Kesedihan hanyalah lembaran buram yang ada dalam sebuah buku kehidupan, yang harus dilakukan adalah membuangnya dan menggantinya dengan lembaran baru
Jangan takut mencoba, kesalahan adalah guru terbaik jika kamu jujur mengakuinya dan mau belajar darinya.
Bangunlah dari tidurmu untuk mewujudkan semua mimpi-mimpimu

Cerpen Lucu

Cerpen Lucu Suami Istri

Semua Serba Palsu Pada Malam Pertama

Seorang suami baru (karena baru saja menikah) berkata pada isteri barunya (isteri yang baru saja dinikahinya),...

Suami : " Sayang,..jangan marah ya,..selama ini saya sudah berbohong,...sebenernya kaki saya ini palsu,.." (sambil melepas kaki palsunya)

Isteri : " Oh,..ngak apa apa kok mas, karena aku juga juga telah berbohong,..! sebentar lagi aku juga akan mencopot gigi palsuku, rambut palsuku, dan BH isianku,.."

Suami : "@#$##@%$##!!???"

Disengat Tawon Alias Lebah

Seorang isteri mengantarkan suaminya kedokter karena 'anunya' bengkak disengat tawon,....

Dokter : " Siapa yang sakit,..?"

Isteri : " Ini, Dok,...suami saya 'anunya' bengkak dan meringik kesakitan karena tadi disengat tawon (sambil tersipu malu) ,....tolong hilangkan rasa sakitnya dok biar dia gak merengek terus,...tapi tolong dok,...jangan hilangkan bengkaknya,....."

Dokter : "@@##$$%%$#@!!!????"

Kejujuran Saat Akan Meninggal

Seorang isteri sedang menunggui suaminya yang terbaring lemas dan sedang sekarat dirumah sakit. Sang isteri memegang tangan sang suami dengan eratnya, kemudian sang suami berkata :,...

Suami : " Isteriku,..."

Isteri : " Sssstttttssttt,...diamlah,...jangan terlalu banyak bicara,...karena akan mengganggu kesehatanmu,.."

Suami : " Tapi isteriku ,....ada yang perlu aku akui,...."

Isteri : " Sudahlah,..tidak ada yang perlu di akui lagi,.."

Suami : " TIDAK!!! Isteriku,...kalau aku tidak mengakuinya,...maka aku tidak akan meninggal dengan tenang,....Tahukah kamu isteriku,...aku telah meniduri kakakmu, adik perempuanmu, dan Rani Teman baikmu,...?"

Isteri : " Aku sudah tahu,.....makanya aku meracuni kamu,...!!!"

Suami : "@#$$%$#@@!!???%$##@@???"

Kalau Naik Marah Marah

Karena harga kebutuhan pokok belakangan ini terus "NAIK" harganya, Bu Totok sering marah marah pada suaminya, Pak Totok, yang hanya memberikan uang untuk belanja pas-pasan. Dari pada mendengar isterinya marah marah terus ia memilih duduk diteras depan rumahnya,.....Melihat hal itu Bu Totok menegurnya dengan keras,...

Bu Totok : " Pak,...jangan diluar terus nanti masuk angin, saya juga yang susah nanti!!!!"

Pak Totok : "Ach,..enggak mau,...!!! nanti ada yang "NAIK" ibu marah marah lagi,....?"

Menikah Sepuluh Tahun Pertama

Seorang wanita di kantorku namanya Rani baru saja menikah dan aku mendengar rekan kerjaku sebut saja namanya Wati memberinya nasihat.

Wati : " Dalam sebuah pernikahan ada masa sulit dan masa menyenangkan.  Tapi 10 tahun pertama merupakan masa-masa paling sulit yang harus dilewati dengan sabar,.."

Aku : " Memangnya sudah berapa lama kamu menikah Wati?"

Wati : " Sepuluh tahun,,...."(jawabnya lesu)

Aku : " ???!!!@#$%$#@!!???"

Mengatasi Dan Menyembuhkan Sesak Nafas

Seorang isteri menderita sesak nafas dan memeriksakan dirinya ke dokter

Isteri : " Dok,..belakangan ini saya sering mengalami sesak nafas, bagaimana cara mengatasinya ya,..?"

Dokter : " Sejak kapan sesak nafas itu ibu rasakan? " (sambil memeriksa denyut nadinya)

Isteri : " Sejak,..................sejak saya sering melihat suami saya satu mobil dengan janda di seberang rumah, Dok,..."

Dokter : "$$#@@##@#%%!!!???"

Cepen Lucu Pendek
Salah Kado

Kemarin aku ingin membelikan sebuah topi dan membungkusnya dalam kado untuk pacarku, dan ternyata salah bungkus. Malah yang kubungkus ternyata celana dalam, padahal di atas kado aku tulis "Sayang nanti kalau dipake rambutnya dikeluarin dikit ya".

Pengadilan

Seorang suami menggugat cerai istrinya ke pengadilan. Di pengadilan, dia dihadapkan beberapa pertanyaan.
Hakim: “Apakah anda serius untuk menceraikan isteri Anda?”
Suami: “Serius Tuan Hakim”
Hakim: “Mengapa?”
Suami: “Karena ia diperkosa, Tuan Hakim”
Hakim: “Hah? Bukankah Anda harus membelanya. Bukan menceraikannya? “
Suami: “Seharusnya Pak Hakim. Tapi, saya lihat dia sempat ganti posisi…

Gajah Mati

Seorang Pemimpin sebuah Kebun Binatang mendapat laporan dari staffnya bahwa seekor gajah telah mati di kandangnya. Untuk mengecek kebenaran laporan tersebut sang Pemimpin Bonbin tiba di tempat kejadian dan menemukan seseorang yang sedang menangis di dekat bangkai binatang itu.

"Sebagai pawang gajah ini tentu anda sangat bersedih atas hal ini dan saya juga demikian, " sang Pemimpin mencoba menghibur.

"Saya bukan pawang gajah ini, Pak" sahut orang itu. "Tapi sayalah yang ditugaskan untuk menggali kuburannya.. Gajahnya kan gede banget pak... jadi saya galinya harus dalem banget... T_T"

Kecelakaan

Kecelakaan Lebih Banyak Yang Selamat dari Penumpang

Seorang Guru matematika bertanya kepada murid-muridnya:
Guru : “Seandainya pesawat Boeing 747 Lion Air dipiloti oleh penyabu, dan mengangkut 560 orang anggota DPR RI, meledak di ketinggian 1000 feet dan jatuh di pegunungan berbatu tajam dengan kemiringan 45 derajat, berapa kemungkinan yang selamat ?”
Murid-murid menjawab serempak dan tegas : “Yang selamat 250 Juta rakyat Indonesia, Bu!”

"Beli Jeruk"

Pada suatu hari ada seorang pembeli yang sedang tawar-menawar dengan seorang pedagang buah jeruk.
Pembeli : “Bang, berapa jeruknya sekilo?”
Pedagang : “Rp.7500 mas!”
Pembeli : “Buseet, mahal amat… Rp.5000 aja dah!?”
Pedagang : “Kagak bisa mas, harganya udah pas!”
Pembeli : “Kalo enggak manis, gimana bang?”
Pedagang : “Kalo gak manis, enggak usah bayar!”
Pembeli : “Ya udah, kalo gitu yang enggak manis aja 10 kilo!”
Pedagang : “#$%@%&%????…”

"Tidak Masuk Karena Kakek Meninggal"

Anton, kenapa kamu kemarin tidak masuk?!! tegur Bu Guru kepada Anton

Kakek saya meninggal, Bu. jawab si Anton.

Setiap tidak masuk kamu pasti alasan kakek kamu meninggal melulu! Memangnya kamu punya berapa kakek sih?

Banyak Bu, nenek saya dulu suka kawin cerai.

Pemuda dan Tuhan

Suatu ketika, terjadilah dialog antara seorang pemuda dan Tuhan.
Pemuda tersebut bertanya kepada Tuhan
Pemuda : "Tuhan, mengapa kau ciptakan wanita begitu cantik adanya...?"
Tuhan : "Supaya kamu mau mencintai dia...."
Pemuda : "Namun Tuhan, walaupun cantik, mengapa kau ciptakan wanita tolol adanya?"
Tuhan : "Supaya dia mau mencintai kamu"

Resensi Novel



Identitas Buku
Judul : Laskar Pelangi
Penulis : Andrea Hirata
Penerbit : Benteng, Yogyakarta
Tahun Terbit : 2008
Tebal : XVIII + 534 Halaman 20,5

Ini adalah kisah heroik kenangan 11 anak Belitong yang tergabung dalam "Laskar Pelangi": Syahdan, Lintang, Kucai, Samson, A Kiong, Sahara, Trapani, Harun, Mahar, Flo dan sang penutur cerita – Ikal. Andrea Hirata, yang tak lain adalah Ikal, dengan cerdas mengajak pembaca mengikuti tamasya nostalgia masa kanak-kanak di pedalaman Belitong yang berada dalam kehidupan kontras: kaya dengan tambang timah, tapi rakyatnya tetap miskin dalam kesehariannya.
Ini adalah cerita tentang semangat juang menyala-nyala dari anak-anak kampung Belitong untuk mengubah nasib melalui sekolah, yang harus mereka dapat dengan terengah-engah. Sebagian besar orang tua mereka lebih suka melihat anak-anaknya bekerja membantu orang tua di ladang, atau bekerja menjadi buruh kasar di PN Timah, daripada sekolah yang tak jelas masa depannya.
Derita sekolah itu tergambar jelas ketika SD Muhammadiyah di kampung miskin itu terancam tutup kalau murid baru sekolah itu tidak mencapai 10 orang. kesebelas anak itulah yang telah menyelamatkan masa depan suar pendidikan yang hampir redup digilas ekonomi.
Kesebalas anak itu memiliki keunikan masing-masing. Diantara 11 anak Laskar Pelangi itu, Lintang dan Mahar adalah 2 diantara yang paling menonjol. Lintang jenius dalam bidang eksakta, Mahar ahli di bidang seni budaya. Mereka seolah mewakili otak kanan dan otak kiri manusia. Lintang memiliki semangat juang yang tiada tara dalam belajar. Dia rela menempuh perjalanan dengan kereta angin sejauh 80 km pergi pulang demi dapat memuaskan dahaga ilmu pegetahuan. Saking semangatnya hingga akan tercium karet terbakar dari sepatunya yang aus digerus pedal sepeda. Jika ada aral melintang di jalan dan terlambat sampai sekolah, tiada masalah baginya, asal dapat menyanyikan lagu "Padamu Negeri" pada akhir jam pelajaran.
Novel Laskar Pelangi penuh dengan taburan wawasan yang luas bak samudra dari penulisnya yang paham betul tentang ilmu eksakta, seni budaya, dan humaniora. Kita akan dibuat tersenyum geli dari humor kecil yang dilontarkannya, terharu dan bahkan menangis ketika membaca kisah heroik kesebelas anak Laskar Pelangi.
Filicium adalah pohon yang menjadi saksi seluruh drama kehidupan Laskar Pelangi. Pohon itu menaungi sekolah mereka yang hampir roboh. Pohon itu menjadi markas setiap pertemuan mereka: membicarakan soal-soal di sekolah, merancang karya untuk festival 17 Agustus, atau tempat Lintang memberi kuliah tentang ilmu fisika. Pohon itu pulalah yang menjadi saksi kerinduan Ikal pada gadis manis keturunan cina, anak pemillik toko Sinar Harapan yang memiliki jari lentik dan kuku cantik.
Anak-anak Laskar Pelangi itu hidup dalam kebahagiaan masa kecil dan menyimpan mimpi masing-masing untuk hari esok. Tapi siapa yang sanggup melawan sang nasib? Dua belas tahun kemudian, Ikal menyaksikan perubahan nasib teman-temannya yang sungguh diluar dugaan. Sang nasib sungguh menjadi sebuah misteri yang maha gelap. Anak-anak Laskar Pelangi itu boleh punya cita-cita setinggi langit, tapi nasib jualah yang menentukan episode kehidupan mereka selanjutnya. Sang nasib bisa jadi adalah ketiadaan kepedulian pemerintah akan bibit-bibit unggul mutiara anak bangsa yang harus terhempas oleh himpitan ekonomi. Mereka adalah anak-anak harapan bangsa yang terpaksa harus tunduk oleh gilasan nasib yang semestinya bisa diupayakan oleh pemerintah yang punya amanah dan kuasa untuk memajukan pendidikan.
Lintang, sang jenius itu misalnya kini harus terpuruk jadi sopir tronton karena harus menjadi tulang punggung keluarga, menjadi pengganti ayahnya. Tapi Lintang punya jawaban, " jangan sedih Ikal, paling tidak aku telah memenuhi harapan ayahku agar tidak jadi nelayan…." Bagi Ikal, kata-kata itu semakin menghancurkan hatinya, ia marah, kecewa pada kenyataan begitu banyak anak pintar yang harus berhenti sekolah karena alasan ekonomi. Ia mengutuki orang-orang bodoh sok pintar yang menyombongkan diri, dan anak-anak orang kaya yang menyia-nyiakan kesempatan pendidikan.


Keunggulan Novel
Kekuatan novel ini terletak pada sentilan humaniora tentang pentingnya pendidikan sekolah dan sekaligus kuatnya moral agama. Novel ini wajib baca bagi generasi muda yang terlena dengan gelimang kemudahan ekonomi dan tak lagi kenal jerih payah untuk menggapai masa depan. Novel ini juga wajib baca bagi para pendidik, bagi pemerintah yang selalu alpa pada pentingnya pendidikan. Buah dari kealpaan itu diantaranya adalah, kini kita menjadi bangsa yang sering menjadi bahan olok-olok oleh bangsa lain, karena kita rajin mencetak manusia yang tak punya kualitas.
  1. Dapat menjadi cerminan pembaca agar dapat mengambil contoh betapa pentingnya pendidikan untuk meraih cita-cita
  2. Dapat memicu pembaca agar tetap semangat dan berjuang untuk meraih prestasi guna memajukan bangsa agar lebih baik.
  3. Terdapat nilai yang patut untuk dicontoh agar menjadi lebih baik dari yang sebelumnya
  4. Memberitahukan kepada kita bahwa guru benar-benar seorang pahlawan yang tanpa tanda jasa demi mencerdaskan anak didiknya dan selalu memberikan yang terbaik.


Kelemahan Novel
Kelemahan novel ini, menurut saya, hanya terletak pada cara mengakhiri cerita. Semestinya, novel ini sudah ditutup pada bab 33: Anarkonisme, yang menceritakan kejatuhan Babel (Bangka Belitung) yang dulu bergelimbang Timah. Bab 34: Gotik, menurut saya menjadi ekor cerita yang membingungkan. Karena penutur "Aku" secara tiba-tiba menjadi orang lain, dan bukan lagi Ikal. Bab 34 ini menjadi sebuah kemubaziran. Sama persis seperti seorang pelukis yang seharusnya berhenti menguaskan catnya pada bidang lukis yang sudah sempurna, tapi kemudian menjadi berantakan karena sebuah goresan yang tidak perlu.
  1. Kata-kata yang digunakan kurang menunjukan bahwa tokoh adalah seorang anak, yang seharusnya tiak melakukan kewajibannya untuk membantu pamannya.
  2. Mengapa tokoh ikal di dalam cerita tidak berkesinambungan dengan isi novel yang lainnya. Seharusnya bisa digunakan nama yang lainnya.
Kesimpulan
Dari novel yang di buat oleh Andre Hirata ini, saya dapat mengambil beberapa pelajaran hidup yang penting, salah satunya kita harus benar-benar menghargai hidup, menghargai semua pemberian Tuhan, tidak pantang menyerah bila menginginkan sesuatu, dan tidak ada yang tidak mungkin asalkan kita mau dan berusaha. Dan satu lagi, pintar tidak menjamin kita untuk selalu sukses, seperti cerita pada tokoh lintang, dia anak yang pintar, namun diakhir cerita dia menjadi seorang supir truk, disini saya dapat mengambil kesimpulan, bahwa semua kehidupan manusia sudah ada yang mengaturnya, yaitu Tuhan. Semua yang kita kerjakan tidak lepas dari campur tangan Tuhan

Parafrase puisi "Doa"

DOA
kepada pemeluk teguh


Tuhanku
Dalam termenung
Aku masih menyebut nama-Mu
Biar susah sungguh
Mengingat Kau penuh seluruh
Caya-Mu panas suci
Tinggal kerlip lilin di kelam sunyi
Tuhanku
Aku hilang bentuk
Remuk
Tuhanku
Aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
Di Pintu-Mu aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling

Dia memiliki rasa ketuhanan yang sangat mendalam meski dalam keadaan bagaimanapun Dia tidak berpaling atau tidak mungkin melupakan Tuhan, hal itu menunjukkan bahwa Dia adalah seorang yang sangat setia pada Tuhan.


Tuhanlah yang selalu memberi petunjuk dan menyinari jalan hidupnya , bagaikan cahaya lilin kegelapan.

Dihadapan Tuhan Dia bukan apa - apa, Dia tidak berarti , Dia kecil dan kekecilannya sebagai bukti itulah bahwa Tuhan adalah segala - galanya baginya. Dan hanya kepadanya Dia mengadu dan tidak sia - sia.
Bagaimanapun kelak Dia akan mempertanggungjawabkan segala perbuatannya kepada Tuhan, Bila Tuhan memanggilnya. 
a) Tema
Puisi ' Doa´ karya Chairil Anwar di atas mengungkapkan tema tentang ketuhanan.
     Hal ini dapat kita rasakan dari beberapa bukti.
Pertama, diksi yang digunakan sangat kentaldengan kata-kata bernaka ketuhanan. Kata `dua´ yang digunakan sebagai judul menggambarkan sebuah permohonan atau komunikasi seorang penyair dengan SangPencipta.  

Kata-kata lain yang mendukung tema adalah:
Tuhanku, nama-Mu, mengingat Kau,caya-Mu, di pintu-Mu.
 Kedua, dari segi isi puisi tersebut menggambarkan sebuah renungandirinya yang menyadari tidak bisa terlepas dari Tuhan.

Dari cara penyair memaparkan isi hatinya, puisi´Doa´sangat tepat bila digolongkan padaaliran ekspresionisme, yaitu sebuah aliran yang menekankan segenap perasaan atau jiwanya.
Perhatikan kutipan larik berikut :

(1) Biar rusah sungguhMengingat Kau penuh seluruh
(2) Aku hilang bentuk remuk
(3) Di Pintu-Mu aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling

Puisi yang bertemakan ketuhanan ini memang mengungkapkan dialog dirinya denganTuhan.
Kata `Tuhan´ yang disebutkan beberapa kali memperkuat bukti tersebut, seolah-olah penyair sedang berbicara dengan Tuhan.

b) Nada dan Suasana

Nama berarti sikap penyair terhadap pokok persoalan (feeling) atau sikap penyair terhadap pembaca. Sedangkan suasana berarti keadaan perasaan pembaca sebagai akibatpembacaan puisi.
Nada yang berhubungan dengan tema ketuhanan menggambarkan betapa dekatnyahubungan penyair dengan Tuhannya. Berhubungan dengan pembaca, maka puisi `Doa´tersebut bernada sebuah ajakan agar pembaca menyadari bahwa hidup ini tidak bisa berpaling dari ketentuan Tuhan. Karena itu, dekatkanlah diri kita dengan Tuhan.
Hayatilah makna hidup ini sebagai sebuah pengembaraan di negeri `asing´.

c) Perasaan

Perasaan berhubungan dengan suasana hati penyair. Dalam puisi ´Doa´ gambaranperasaan penyair adalah perasaan terharu dan rindu. Perasaan tersebut tergambar dari diksiyang digunakan antara lain: termenung, menyebut nama-Mu, Aku hilang bentuk, remuk, Akutak bisa berpaling.

d) Amanat

Sesuai dengan tema yang diangkatnya, puisi ´Doa´ ini berisi amanat kepada pembacaagar menghayati hidup dan selalu merasa dekat dengan Tuhan. Agar bisa melakukan amanattersebut, pembaca bisa merenung (termenung) seperti yang dicontohkan penyair. Penyair juga mengingatkan pada hakikatnya hidup kita hanyalah sebuah ´pengembaraan di negeriasing´ yang suatu saat akan kembali juga. Hal ini dipertegas penyair pada bait terakhir sebagai berikut:
Tuhanku,
Di Pintu-Mu Aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling 

Jumat, 13 Juni 2014

Artikel Kopseptual: om swastyastu

HARMONISASI INTERAKSI SOSIAL MELALUI BUDAYA SALAM OM SWASTYASTU

Oleh
Ni Luh Sadewi Widyani

Abstrak
            Manusia adalah makhluk individu sekaligus mahkluk sosial (soon politicon) dalam hubungannya dengan sesama manusia dan sebagai salah satu penghuni bumi ciptaan Tuhan. Manusia selalu berusaha untuk menjalin interaksi yang harmonis dengan makhluk lain dan alam sekitarnya. Namun kadangkala dalam interaksinya terjadi gesekan-gesekan yang dapat mengakibatkan adanya konflik. Salah satu faktor penyebab ketidakharmonisan hubungan tersebut dapat disebabkan oleh penggunaan bahasa yang digunakan baik itu ketika menyapa ataupun ketika berinteraksi. Seringkali manusia khususnya para remaja menggunakan bahasa gaul dalam menyapa lawan bicaranya sehingga menunjukkan kesan pertama yang tidak sesuai. Dalam usaha untuk menjalin interaksi yang harmonis, manusia menciptakan kebudayaan sebagai hasil cipta, rasa, dan karsa manusia. Kebudayaan yang dimiliki Indonesia sangat berlimpah adanya yang mana hal tersebut merupakan kekayaan yang dimiliki Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara lain di dunia. Salah satu kebudayaan yang merupakan budaya luhur leluhur bangsa Indonesia adalah budaya salam. Budaya salam sebagai sebuah ungkapan kepedulian akan kehadiran seseorang merupakan kekayaan Indonesia sebagai bagian dari kehidupan beragama manusia. Salam yang dimiliki umat Hindu salah satunya yang digunakan ketika seseorang bertemu dengan orang lain ataupun dalam sebuah pertemuan adalah salam panganjali Om Swastyastu. Dalam salam Om Swastyastu, selain sebagai sebuah salam untuk mengungkapkan kepedulian terhadap kehadiran seseorang juga tersirat sebuah ungkapan doa agar pertemuan yang dilakukan selalu dalam keadaan baik atas karunia-Nya.

Kata-kata kunci: Interaksi sosial, budaya salam, om swastyastu

Essay Tentang Pemilu

STOP GOLPUT
MELALUI SISTEM PEMILIHAN ONLINE

Oleh
Ni Luh Sadewi Widyani

Demokrasi menjadi salah satu sistem politik yang paling banyak dianut oleh negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Secara sederhana demokrasi diartikan sebagai pemerintahan rakyat, yang lebih kita kenal pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Pilar yang menjadi prasyarat berjalannya sistem politik demokrasi adalah adanya pemerintahan yang terbuka, akuntabel, dan responsive, adanya perlindungan terhadap HAM, berkembangnya civil society dalam masyarakat, dan adanya penyelenggaraan pemilu yang bebas dan berkala.
Penyelenggaraan pemilu yang bebas dan berkala menjadi prasyarat sistem politik demokrasi, karena pemilu merupakan salah satu sarana kedaulatan rakyat dimana rakyat dapat memilih wakil dan pemimpin mereka secara langsung untuk menjalankan pemerintahan. Pemimpin politik yag dimaksud adalah wakil-wakil rakyat yang duduk di lembaga perwakilan rakyat (parlemen) baik di tingkat pusat maupun daerah dan pemimpin lembaga eksekutif atau kepala pemerintahan seperti presiden, gubernur, atau bupati/walikota. Dalam demokrasi, rakyat merupakan aktor penting, dengan kata lain kesadaran demokrasi dikatakan tinggi bilamana partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu juga tinggi.
Kabar mengejutkan datang dari media massa Merdeka tentang Pemilu 2014 yang baru saja berlangsung pada 9 April 2014. Pesta demokrasi rakyat untuk memilih pemimpin yang duduk di kursi legislatif nampaknya tidak dimanfaatkan secara maksimal. Pada media massa tersebut diberitakan bahwa berdasarkan survei dari CSIS dan lembaga survei Cyrus Network telah menetapkan persentase pemilih yang enggan menggunakan hak pilihnya pada pemilihan umum legislatif 2014. Dari hasil kalkulasi mereka melalui metode penghitungan cepat, tingkat 'golongan putih atau Golput' Pemilu tahun ini hampir menyentuh angka 25 %. Angka ini jauh lebih tinggi dari partai yang bertengger di urutan pertama, yakni PDIP yang hanya mencapai kisaran 18-20 %.

Kamis, 15 Mei 2014

RESENSI FILM OH MY GOD

FILM KITAOMG Oh My God!
http://ceritasinema.com/wp-content/uploads/2012/10/Poster-OMG-Oh-My-God-300x173.jpg
Pada zaman modern ini, sangat jarang kita menemukan sebuah film yang mengandung nilai religius. Kalaupun ada tentunya daya tarik terhadap calon penonton sangatlah minim. Penonton yang notabene anak remaja lebih senang dengan film yang romantis ataupun lucu. Film yang berbau agama atau pendidikan biasanya menjadi pilihan terakhir karena mungkin memang cerita dalam film tersebut tidak menarik dan bersifat monoton. Namun, berbeda dengan film yang satu ini. Kemasan film yang komplit untuk para penggemar film. OMG Oh My God! menceritakan tentang kisah hidup seorang penjual patung-patung dewa Hindu di kota Mumbai bernama Kanji Lalji Mehta (Paresh Rawal). Namun, ironisnya walaupun ia menjual patung untuk peribadatan, namun dalam kehidupan sehari-hari ia adalah seorang atheist yang tidak percaya adanya dewa-dewa. Ia mencoba mendapatkan untung sebanyak-banyaknya dengan memberi harga yang tinggi untuk tiap patung, dan kadang-kadang dibarengi dengan aksi penipuan kepada para pembelinya. Kanji tetap berkeyakinan kalau dewa-dewa itu hanyalah dongeng belaka.

Pada suatu hari ketika masyarakat kota sedang merayakan salah satu hari besar Hindu, Kanji mengacaukan perayaan agar anak laki-lakinya, Chintu (Azaan Rustam Shah), yang sedang mengikuti perayaan bisa ikut pulang bersamanya. Seorang pendeta, Siddheswar Maharaj (Govind Namdev), marah dan berkata kalau dewa pasti marah akan perbuatannya. Seketika langit gelap dan terjadi gempa walaupun getarannya tidak terlalu keras. Kanji pun mengabaikan kejadian itu dan mengajak keluarganya pulang. Sesampainya di rumah, Kanji mengetahui dari berita di TV kalau tokonya menjadi satu-satunya bangunan yang hancur akibat gempa. Tak ada satupun patung yang utuh dan banyak yang terkubur di dalam tanah. Meskipun ia berhasil menemukan polis asuransi bangunan tersebut yang disimpan di brankas, sayangnya polis tersebut ditolak oleh Dinesh Gandhi (Jaineeraj Rajpurohit), dari perusahaan asuransi. Ia beralasan kalau robohnya toko milik Kanji karena bencana alam atau disebut dengan istilah “Act of God” yang tidak dicover oleh pihak asuransi. Hal tersebut membuat Kanji marah, apalagi pihak asuransi mengatakan kalau Kanji seharusnya meminta ganti rugi kepada dewa, sementara selama ini Kanji tidak mempercayai adanya dewa. Kanji bersama Mahadev pun datang ke pengadilan ingin menuntut ganti rugi kepada dewa, tetapi tak satupun pengacara yang mau membela kasusnya. Akhirnya atas saran dari pengacara yang menderita kelumpuhan bernama Hanif Qureshi (Om Puri), maka membela dirinya sendiri untuk menuntut ganti rugi kepada Tuhan. Bagaimanakah kelanjutan kasus yang diajukan Kanji? Berhasilkah ia mendapatkan kompensasi atas kerugian yang dialaminya? Lalu siapakah sebenarnya Khrisna Yasudev Vadav yang tiba-tiba muncul di film ini?
Latar belakang tokoh Kanji yang digambarkan sebagai seorang atheist membuat pemikirannya tentang keyakinan beragama terkesan terlalu bebas dan tidak mempedulikan norma-norma. Namun, justru pemikiran-pemikiran tersebut dijamin membuat penonton tersenyum bahkan tertawa. Sebuah film bernilai religious dan membuka mata hati kita dalam beragama dikemas dengan adegan-adegan menggelitik dan mengundang tawa. Sekali menyelam kamu dapet nilai moral dan juga lucunya.
Well, bagi kalian yang ngaku penggemar film wajib hukumnya nonton film ini. 
Don’t miss it!